
Menyusui ternyata dapat membakar sebagian lemak kamu. Dalam sehari saja, kegiatan menyusui dapat membakar hingga 6000 kalori. Ini sama halnya dengan berlatih aerobik selama 2 jam. Wow!
Tak hanya itu, sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of American Dietician Association mengungkap bahwa ibu yang menyusui eksklusif, lingkar panggul dan berat badannya turun secara signifikan dalam satu bulan setelah melahirkan. Adapun penurunan berat badan tersebut bisa mencapai 0,6 hingga 0,8 kg per bulan.
Mengapa lemak dapat berkurang?
Kegiatan menyusui sendiri perlu energi yang akan diambil oleh tubuh dari lemak yang tertimbun selama hamil. Maka dari itu, perubahan berat badan yang terjadi merupakan timbal balik antara energi yang kamu konsumsi, yakni melalui makanan dan minuman, serta energi yang Anda bakar melalui aktivitas fisik.
Bebas lemas saat menyusui
Karena menyusui membakar banyak kalori, maka diperlukan beberapa usaha khusus dari kamu agar tubuh tetap bugar dan produksi ASI lancar, antara lain:
1. Konsumsi minuman sehat, seperti susu, jus buah, dan air putih.
2. Batasi cemilan yang berkalori tinggi namun rendah nutrisi, seperti keripik kentang, minuman bersoda, dan biskuit tinggi gula.
3. Perbanyak konsumsi sayur, buah, serta daging yang tinggi protein namun rendah lemak, seperti ikan salmon.
Kendati begitu, penting untuk kamu ingat bahwa kegiatan menyusui dilakukan untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati, dan bukan semata demi mendapatkan tubuh langsing. Langsing di sini merupakan bonus tersendiri.
Santai saja, tak usah “kejar target” agar angka di timbangan kamu bisa kembali seperti sebelum hamil. Perkembangan buah hati Andalah yang harus jadi prioritas utama.
Toh, jika kamu membawa bayi kamu ke tempat umum pasti orang lebih banyak memperhatikan si bayi, bukan tubuh kamu. Bukan begitu? (Prp/Terbeken)